Selamat Datang di Blog Sharing For Good - Jangan Lupa Follow dan Share Ke Yang Lain. Selamat Membaca?

Pages

Regenerasi Akal

Akal selalu berzikir tentang tuhannya. Akal juga selalu bersujud dan bertafakur, yang tentu lebih dari sekedar bertafakur tentang cinta lawan jenis..

Panggilan Dari Langit

Dia adalah Ego..

Suara Sang Pecipta

Kekasih,di manakah engkau berada? Apakah engkau bertapa ditaman kecil ini...

Foto Pertama Yang Di Unggah Di Internet

Tahukah anda orang yang pertama kali mengupload foto di dunia maya..?

10 Butir Nasihat Hidup Sehat

Be Healthy..! Eat Well, Live Well...

May 28, 2016

Para Sahabat Nabi Di Mata Ahlu Sunah

Sahabat Nabi Di Mata Ahlu Sunah Wal Jamaah


Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah (selanjutnya disingkat Syaikhul Islam) berkata, "Di antara prinsip-prinsip dasar Ahlussunnah wal Jamaah adalah kebersihan hati dan lisan mereka terhadap para sahabat Nabi."

Yang dimaksud dengan kebersihan hati dan lisan Ahlussunnah wal Jamaah terhadap para sahabat Rasulullah adalah kebersihan hati mereka dari perasaan benci, iri, dengki, dongkol, dan tidak suka. Begitu pula, kebersihan lisan mereka dari segala ucapan yang tidak pantas ditujukan kepada para sahabat.

Bisakah Manusia Mendarat Di Bulan

Pendaratan Manusia di bulan


Adapun setelah itu, Pendaratan pesawat antariksa (Apollo XI) di bulan merupakan berita yang sudah diketahui orang banyak, setelah dilakukan berbagai macam percobaan yang menghabiskan tenaga, pikiran, harta dan alat-alat teknologi canggih selama bertahun-tahun. Sehingga berita ini  menimbulkan polemik pro dan kontra di kalangan publik.

(Orang-orang yang kontra) berkata : “Sesungguhnya berita ini tidak benar karena menyelisihi Al Qur’an.”  Dan ada pula yang berkata : “Sesungguhnya berita ini benar karena didukung oleh Al Qur’an.” Adapun orang-orang yang menganggap bahwa berita itu menyelisihi Al Qur’an, mereka berdalil : “Sesungguhnya Allah memberitakan bahwa bulan berada di langit." Allah berfirman : “Maha suci Allah yang menjadikan di langit gugusangugusan bintang dan Dia menjadikan juga padanya matahari dan bulan yang bercahaya.” (Al Furqon : 61)

Sementara orang-orang yang beranggapan bahwa Al Qur`an mendukung berita tersebut, mereka berargumen dengan firman Allah: “dan Kami menjadikan langit itu sebagai atap yang terpelihara, sedang mereka berpaling dari segala tandatanda (kekuasaan Allah) yang terdapat padanya.” (Al Anbiyaa` : 32)

“Hai sekalian jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, Maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya kecuali dengan kekuatan.”.

Untuk lebih jelasnya silahkan download eBook Bisakah Manusia Mendarat Di Bulan di bawah ini :

http://adf.ly/1agGfE

Download Alternative

http://downloads.ziddu.com/download/25420570/bisakah_manusia_mendarat_di_bulansyaikh_utsaimin.pdf.html

NB : Sebelum menuju link download klik SKIPAD untuk melanjutkan download.

Terima kasih, semoga bermanfaat..?

Belajar Tajwid Simpel Dan Praktis

Panduan  belajar tajwid praktis




Pelajaran dasar dalam mempelajari Al Quran adalah dengan mempelajari Tajwid. Pelajaran yang kita dapat dalam mempelajari tajwid adalan Maharijul huruf, tanda baca, dan juga ketepatan dalam melantunkan ayat Al Quran. Dibawah ini akan saya berikan buku panduan dalam belajar tajwid, file berbentu PDF. Diantara isi dari buku panduan tajwid diantaranya :

1 Beberapa Hal Mengenai Huruf 1
1.1 Huruf Arab dan Tanda Baris . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 1
1.1.1 Huruf Arab . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 1
1.1.2 Tanda Baris . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 2
1.2 Huruf Qalqalah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 4
1.3 Pengucapan Secara Tafkhiim atau Tarqiiq . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 5
1.3.1 Huruf Isti‘laa’ . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 5
1.3.2 Huruf Laam pada Kata Allaah (Laam Jalaalah) . . . . . . . . . . . . . . . . 5
1.3.3 Huruf Raa . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 5

2 Beberapa Hukum Membaca 9
2.1 Cara Berhenti pada Akhir Kata . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 9
2.2 Hukum Mim Bertasydid dan Nun Bertasydid; Ghunnah . . . . . . . . . . . . . . . . 10
2.3 Membaca Al (Alif Laam Ma‘rifat) . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 10
2.4 Hukum Nun Mati dan Tanwiin . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 11
2.4.1 Iqlaab . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 12
2.4.2 Izhhaar . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 12
2.4.3 Idghaam . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 13
2.4.4 Ikhfaa’ . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 16
2.5 Hukum Mim Mati . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 17
2.5.1 Idghaam Mutamaatsilayn . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 17
2.5.2 Ikhfaa’ Syafawii . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 18
2.5.3 Izhhaar Syafawii . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 18
2.6 Idghaam . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 19
2.6.1 Idghaam Mutamaatsilayn . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 19
2.6.2 Idghaam Mutajaanisayn dan Idghaam Mutaqaaribayn . . . . . . . . . . . . . 20

3 Memanjangkan Bunyi Sebuah Huruf (Mad) 23
3.1 Mad Thabii‘i . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 24
3.2 Mad Far‘ii . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 26
3.2.1 Mad Wajib Muttashil dan Mad Jaaiz Munfashil . . . . . . . . . . . . . . . . 26
3.2.2 Mad Jaaiz ‘Aaridh Lissukuun . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 27
3.2.3 Mad Laazim Kilmi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 28
3.2.4 Mad Laazim Harfii . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 29

4 Perhentian dalam membaca Al-Quran;Waqaf dan Ibtida 33
5 Beberapa Hukum Membaca (Lanjutan) 37
5.1 Jenis Hamzah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 37
5.2 Tanwin Bertemu Hamzah Washal . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 41

Yang mau eBooknya silahkan download di bawah ini.


http://adf.ly/1agDaj

Download Alternative

http://downloads.ziddu.com/download/25420573/tajwid.pdf.html


NB : Sebelum menuju link download klik SKIPAD untuk melanjutkan download.
Terima kasih, semoga bermanfaat...

Beternak Ayam Petelur

Ayam Petelur


Ayam petelur adalah ayam-ayam betina dewasa yang dipelihara khusus untuk diambil telurnya. Asal mula ayam unggas adalah berasal dari ayam hutan dan itik liar yang ditangkap dan dipelihara serta dapat bertelur cukup banyak. Tahun demi tahun ayam hutan dari wilayah dunia diseleksi secara ketat oleh para pakar. Arah seleksi ditujukan pada produksi yang banyak, karena ayam hutan tadi dapat diambil telur dan dagingnya maka arah dari produksi yang banyak dalam seleksi tadi mulai spesifik. Ayam yang terseleksi untuk tujuan produksi daging dikenal dengan ayam broiler, sedangkan untuk produksi telur dikenal dengan ayam petelur. Selain itu, seleksi juga diarahkan pada warna kulit telur hingga kemudian dikenal ayam petelur putih dan ayam petelur cokelat. Persilangan dan seleksi itu dilakukan cukup lama hingga menghasilkan ayam petelur seperti yang ada sekarang ini. Dalam setiap kali persilangan, sifat jelek dibuang dan sifat baik dipertahankan (“terus dimurnikan”). Inilah yang kemudian dikenal dengan ayam petelur unggul.
Menginjak awal tahun 1900-an, ayam liar itu tetap pada tempatnya akrab dengan pola kehidupan masyarakat dipedesaan. Memasuki periode 1940-an, oran mulai mengenal ayam lain selain ayam liar itu. Dari sini, orang mulai membedakan antara ayam orang Belanda (Bangsa Belanda saat itu menjajah Indonesia) dengan ayam liar di Indonesia. Ayam liar ini kemudian dinamakan ayam lokal yang kemudian disebut ayam kampung karena keberadaan ayam itu memang di pedesaan. Sementara ayam orang Belanda disebut dengan ayam luar negeri yang kemudian lebih akrab dengan sebutan ayam negeri (kala itu masih merupakan ayam negeri galur murni). Ayam semacam ini masih bisa dijumpai di tahun 1950-an yang dipelihara oleh beberapa orang penggemar ayam. 

Hingga akhir periode 1980-an, orang Indonesia tidak banyak mengenal klasifikasi ayam. Ketika itu, sifat ayam dianggap seperti ayam kampung saja,bila telurnya enak dimakan maka dagingnya juga enak dimakan. Namun, pendapat itu ternyata tidak benar, ayam negeri/ayam ras ini ternyata bertelur banyak tetapi tidak enak dagingnya.

Untuk lebih jelasnya tentang ayam petelur dan kiat berbisnis Ayam Petelur, silahkan download file PDF di bawah ini..

http://adf.ly/1agAhA
Download Alternative

http://downloads.ziddu.com/download/25420569/ayam_petelur.pdf.html



NB : Sebelum menuju link download klik SKIPAD untuk melanjutkan download.
Terima kasih, semoga bermanfaat...

Kiat Budidaya Jangkrik

Beternak Jangkrik


Dewasa ini pada masa krisis ekonomi di Indonesia, budidaya jangkrik (Liogryllus Bimaculatus) sangat gencar, begitu juga dengan seminar-seminar yang diadakan dibanyak kota. Kegiatan ini banyak dilakukan mengingat waktu yang dibutuhkan untuk produksi telur yang akan diperdagangkan hanya memerlukan waktu ± 2-4 minggu. Sedangkan untuk produksi jangkrik untuk pakan ikan dan burung maupun untuk diambil tepungnya, hanya memerlukan 2-3 bulan
Jangkrik betina mempunyai siklus hidup ± 3 bulan, sedangkan jantan kurang dari 3 bulan. Dalam siklus hidupnya jangkrik betina mampu memproduksi lebih dari 500 butir telur.
Penyebaran jangkrik di Indonesia adalah merata, namun untuk kota-kota besar yang banyak penggemar burung dan ikan, pada awalnya sangat tergantung untuk mengkonsumsi jangkrik yang berasal dari alam, lama kelamaan dengan berkurangnya jangkrik yang ditangkap dari alam maka mulailah dicoba untuk membudidayakan jangkrik alam dengan diternakkan secara intensif dan usaha ini banyak dilakukan dikota-kota dipulau jawa.

Dan pada beberapa waktu lalu, saya pun sempat memulai beternak jangkrik. Tetapi sikon yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan saya untuk meneruskan, akhirnya saya memutuskan untuk melelang semua peralatan maupun jangkrik yang siap panen. Jangkrik memang terkenal sangat rakus,apaun di hadapannya pasti di makannya. Maka sebab itu beternak jangkrik memerlukan perhatian khusus terhadap pakan yang kita berikan. Jangan sampai terlambat memberikan makan,karena terlambat memberikan makan menyebabkan jangkrik menjadi kanibal,memangsa satu sama lain,khususnya memangsa jangkrik yang lemah atau lebih kecil dari yang lain.

Ok untuk Tutorial selengkapnya silahkan Download file PDF di bawah ini,mudah-mudahan bermanfaat..

http://downloads.ziddu.com/download/25420571/jangkrik.pdf.html
Download Alternative

http://adf.ly/1agTCr


NB : Sebelum menuju link download klik SKIPAD untuk melanjutkan download.
Terima kasih, semoga bermanfaat...?

Baca Juga..?